Wartaglobaltvnews.com – Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al-Ikhlas, Ketapang, Kamis (17/9/2026) malam. Di tengah karhutla yang masih melanda sejumlah wilayah, momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian masyarakat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB itu dihadiri sekitar 350 jamaah, unsur Forkopimda, tokoh agama, ulama, pengasuh pondok pesantren, dan santri.
Kapolres Ketapang mengatakan Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan masyarakat, termasuk dalam menghadapi dampak karhutla.
“Momentum Maulid Nabi ini hendaknya menjadi pengingat untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta bersama-sama menjaga kamtibmas dan lingkungan,” ujar Putra.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengajak masyarakat menjaga persatuan, toleransi, dan kerukunan serta tidak mudah terprovokasi informasi yang dapat memecah belah.
Alexander juga menyampaikan penanganan karhutla dan kekeringan di Ketapang telah memasuki status tanggap darurat sejak 2 September 2026. Kondisi tersebut berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan ketersediaan air bersih.
Kapolres menegaskan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dia mengingatkan warga tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kebakaran melalui layanan Polisi 110.
“Mencegah karhutla bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera laporkan apabila menemukan kebakaran atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan karhutla,” tegasnya.
Peringatan Maulid kemudian diisi tausiah oleh Ustad Dr. Hatoli serta pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
















