banner 728x250

Hindari Mobil Lawan Arah, Grandmax Hantam Pembatas Jembatan, 3 Terluka

banner 120x600

Waryaglobaltvnews.com – Sanggau – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Batang Tarang-Tayan Hulu, tepatnya di Jembatan Senyabang, Desa Senyabang, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebuah Mitsubishi Grandmax menabrak pembatas jembatan setelah diduga menghindari kendaraan dari arah berlawanan. Tiga orang mengalami luka-luka.

Mobil Grandmax bernomor polisi KB 8254 GR yang dikemudikan Bandi (37) melaju dari arah Batang Tarang menuju Tayan Hulu dengan membawa muatan pupuk. Di dalam kendaraan juga terdapat dua penumpang, Sihen (28) dan Rio (30).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), saat melintasi Jembatan Senyabang, sebuah kendaraan dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan tinggi. Untuk menghindari tabrakan, pengemudi Grandmax membanting setir ke kiri. Namun, kendaraan kehilangan kendali hingga menghantam pembatas jembatan.

Benturan keras mengakibatkan bagian depan mobil rusak cukup parah. Ketiga orang di dalam kendaraan mengalami luka dan langsung dievakuasi warga bersama petugas ke Puskesmas Batang Tarang untuk mendapatkan penanganan medis.

Pengemudi Bandi mengalami luka lecet pada jari tangan kiri dan mengeluhkan nyeri di bagian pinggang. Sementara Sihen mengalami luka pada wajah dan lecet di kedua kaki. Rio mengalami luka lecet pada kedua kaki, pipi kiri, serta nyeri pada bahu kiri. Seluruh korban dilaporkan dalam kondisi sadar.

Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Batang Tarang segera menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan, mengatur arus lalu lintas, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolsek Batang Tarang, Ipda Miskun, S.H., mengatakan dugaan sementara kecelakaan dipicu saat pengemudi berusaha menghindari kendaraan dari arah berlawanan.

“Dugaan sementara pengemudi menghindari kendaraan dari arah berlawanan sehingga kehilangan kendali dan menabrak pembatas jembatan. Penyebab pasti kecelakaan masih kami selidiki,” kata Ipda Miskun.

Ia mengimbau para pengguna jalan agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama saat melintasi jembatan maupun ruas jalan yang sempit.

Menurutnya, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *