Wartaglobaltvnews.com – Pontianak – Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menggelar aksi unjuk rasa di tiga kantor PT PLN (Persero) di Kota Pontianak, Rabu (8/7/2026). Aksi itu merupakan bentuk protes atas masih sering terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Aksi dipimpin Ketua DPP BPM Kalbar Gusti Edi, didampingi Ketua DPD BPM Kota Pontianak Agus Chanigia dan Ketua DPD BPM Kabupaten Kubu Raya Sy. Ahmad Yani. Massa mendatangi PLN UP2D di Jalan Ismail Marzuki, PLN UP3B di Jalan Karya Baru, serta Kantor Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat.
Dalam orasinya, Gusti Edi menilai pemadaman listrik yang berulang telah merugikan masyarakat, mengganggu aktivitas rumah tangga, dunia usaha, hingga pelayanan publik.
“PLN harus memberikan solusi nyata, bukan sekadar alasan. Masyarakat yang membayar listrik berhak mendapatkan pelayanan yang andal dan berkualitas,” tegasnya.
BPM mendesak PLN membuka secara transparan penyebab pemadaman, mempercepat perbaikan sistem kelistrikan, serta menyampaikan kepastian waktu penyelesaian gangguan.
Selain itu, BPM meminta manajemen PLN menemui massa secara terbuka untuk menerima aspirasi. Aksi berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat keamanan.
Usai berunjuk rasa, perwakilan BPM menyerahkan pernyataan sikap kepada pihak PLN. Mereka menegaskan akan terus mengawal persoalan pemadaman listrik dan membuka kemungkinan menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan masyarakat tidak direspons.
















