Wartaglobaltvnews.com – Sintang – Polsek Sungai Tebelian memberikan pembekalan kepada ratusan siswa baru SMA Negeri 1 Sungai Tebelian terkait bahaya judi online dan berbagai bentuk kenakalan remaja dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Sungai Tebelian, Jalan Sintang–Nanga Pinoh KM 21 itu menjadi bagian dari upaya preventif Polri untuk menanamkan kesadaran hukum sekaligus membentuk karakter pelajar sejak dini.
Materi disampaikan Aiptu Eka Nuur Abdillah dan Aipda Tri Marsudi. Keduanya mengajak para siswa memahami berbagai tantangan yang dihadapi remaja, mulai dari maraknya judi online, penyalahgunaan media sosial, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, tawuran, hingga bentuk kenakalan remaja lainnya.
Dengan pendekatan komunikatif dan interaktif, para siswa juga diajak lebih bijak menggunakan teknologi, selektif dalam memilih lingkungan pergaulan, serta berani menolak segala bentuk perilaku yang melanggar hukum maupun norma sosial.
Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo melalui Kapolsek Sungai Tebelian IPDA Aprianus Sabari Tampe mengatakan kehadiran Polri dalam kegiatan MPLS merupakan bentuk komitmen memberikan edukasi kepada generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif.
“Kami berharap para siswa memahami dampak buruk judi online dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Dengan pemahaman itu, mereka diharapkan tumbuh menjadi pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan taat pada aturan,” kata Aprianus.
Ia menambahkan, pembinaan karakter pelajar tidak bisa dilakukan sendiri. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Sungai Tebelian Abdul Halim menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Polsek Sungai Tebelian dalam kegiatan MPLS. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini, terutama untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya judi online.
Ia berharap pembekalan tersebut dapat membentuk siswa baru menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, serta mampu menghindari berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka.










